WhatsApp Image 2026 09 02 at 09.52.48

Menteri Ketenagakerjaan Berikan Kuliah Umum Perdana di Politeknik Ketenagakerjaan

Jakarta (31/08) – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Prof. Yassierli, Ph.D., memberikan kuliah umum bagi mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) dalam rangka kuliah perdana Tahun Akademik 2026–2027. Kuliah umum yang mengangkat tema “Dari Kampus ke Dunia Kerja: Menyiapkan Generasi Kompeten, Adaptif, dan Berdaya Saing di Era Transformasi Ketenagakerjaan” tersebut diselenggarakan pada Senin, 31 Agustus 2026, pukul 13.00–16.00 WIB di Aula Tridarma Politeknik Ketenagakerjaan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif langsung mengenai perkembangan dunia ketenagakerjaan serta tantangan yang akan dihadapi generasi muda dalam memasuki dunia kerja. Transformasi teknologi, perubahan pola kerja, perkembangan kebutuhan industri, serta tuntutan kompetensi yang semakin dinamis menjadi sejumlah isu strategis yang dibahas dalam kuliah umum tersebut.

Menteri Ketenagakerjaan menekankan pentingnya kesiapan generasi muda untuk tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkolaborasi, serta terus mengembangkan diri sesuai dengan perubahan kebutuhan dunia kerja.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata terhadap perubahan dunia kerja,” menjadi semangat utama yang diangkat dalam kegiatan kuliah umum perdana ini.

Acara dihadiri oleh para pejabat pimpinan tinggi Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan, mitra dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sivitas akademika, serta mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan. Sebanyak 600 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut secara langsung dan melalui sistem pembelajaran hybrid.

Pelaksanaan kegiatan secara hybrid memungkinkan partisipasi mahasiswa berlangsung secara lebih luas. Selain dipusatkan di Aula Tridarma, kegiatan juga diikuti melalui Auditorium dan sepuluh ruang kelas yang terhubung melalui fasilitas siaran daring.

Direktur Politeknik Ketenagakerjaan, Prof. Dede Rahmat Hidayat, Ph.D. dalam sambutan dan laporannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus penguatan motivasi bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan dunia kerja. Menurutnya, perguruan tinggi vokasi memiliki tanggung jawab untuk memastikan proses pendidikan senantiasa relevan dengan perkembangan kebutuhan industri dan transformasi ketenagakerjaan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan DUDI menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang kompeten dan berdaya saing.

Setelah pelaksanaan kuliah umum, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Workshop Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan. Peresmian workshop tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan sarana dan prasarana pembelajaran vokasi, khususnya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang keselamatan dan kesehatan kerja.

Keberadaan Workshop K3 diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif dan berbasis praktik, sekaligus memperkuat kesiapan lulusan Politeknik Ketenagakerjaan dalam memenuhi kebutuhan dunia kerja.

Melalui kegiatan kuliah umum dan peresmian Workshop K3 ini, Politeknik Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan, adaptif, dan selaras dengan perkembangan dunia industri serta transformasi ketenagakerjaan.

Kuliah umum perdana Tahun Akademik 2026–2027 ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan untuk membangun kompetensi, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang adaptif dan berdaya saing dalam menghadapi dunia kerja masa depan.

Scroll to Top