Jakarta (01/05) – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, Mayday Festival BUMN 2026 sukses diselenggarakan pada Jumat, 1 Mei 2026 di Aula Tridharma Politeknik Ketenagakerjaan. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara serikat pekerja BUMN, mahasiswa, dan pihak manajemen dalam mempererat solidaritas pekerja sekaligus membangun hubungan industrial yang harmonis di lingkungan BUMN.
Kegiatan ini didukung dan dihadiri oleh berbagai unsur organisasi dan lembaga, di antaranya Danantara Indonesia, Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN, Federasi Serikat Pekerja BUMN Berdaulat, Federasi Serikat Pekerja BUMN Jawa Timur, Federasi Serikat Pekerja BUMN Indonesia Raya, serta organisasi mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan. Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dari beberapa mitra seperti Mufidz Lawfirm dan IR Hub.
Mengusung tema “Happy Workers, Strong Nation!”, acara dikemas tidak hanya dalam bentuk forum sambutan dan penyampaian aspirasi pekerja, tetapi juga menghadirkan berbagai hiburan kreatif dan kompetitif seperti Lomba Stand Up Comedy Pekerja, penampilan musik oleh mahasiswa Polteknaker, fun band, serta pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. Kegiatan ini menjadi bentuk perayaan Hari Buruh yang lebih inklusif, edukatif, dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN menyampaikan bahwa tantangan dunia ketenagakerjaan saat ini tidak terlepas dari kondisi geopolitik global. Situasi internasional, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, dinilai dapat memberikan dampak langsung terhadap kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan di Indonesia. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga membuka peluang bagi sektor-sektor tertentu melalui penguatan ekspor dan industri nasional. Beliau menegaskan bahwa pekerja merupakan aset utama perusahaan yang harus dijaga, dikembangkan, dan disejahterakan. Menurutnya, kesejahteraan pekerja dan kemajuan perusahaan harus berjalan beriringan agar transformasi BUMN dapat terlaksana secara optimal. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya pemerataan kesempatan kerja dan pengembangan generasi muda sebagai penerus dalam dunia industri dan ketenagakerjaan.
“Harapan kami, kegiatan Mayday Festival BUMN 2026 ini mampu meningkatkan solidaritas antarpekerja BUMN serta memperkuat hubungan yang harmonis antara pekerja dan perusahaan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr Yoki Yulizar, M.Sc sebagai Direktur Politeknik Ketenagakerjaan turut memberikan pemaparan mengenai berbagai jurusan dan bidang pendidikan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dan pengembangan sumber daya manusia. Beliau menjelaskan bahwa dunia industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis (hard skill), tetapi juga kemampuan adaptasi, komunikasi, dan kesiapan menghadapi perubahan teknologi.
Sementara itu, Managing Director Human Capital Danantara dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan May Day bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan panjang pekerja dalam memperjuangkan hak-haknya, mulai dari jam kerja yang layak, upah yang adil, hingga kondisi kerja yang manusiawi. Sementara itu, President Konfederasi KSP BUMN dalam pernyataan sikapnya menyampaikan bahwa transformasi BUMN melalui Danantara diharapkan menjadi momentum baru dalam membangun hubungan industrial yang lebih terbuka dan konstruktif. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan pentingnya dialog rutin antara Konfederasi Serikat Pekerja dan pihak Danantara untuk mencegah terjadinya konflik ketenagakerjaan di lingkungan BUMN.
Beliau juga menyampaikan bahwa serikat pekerja bukan hadir karena kepentingan jabatan, melainkan sebagai mitra strategis perusahaan dalam menjaga kesejahteraan pekerja dan keberlangsungan perusahaan. Kehadiran jajaran manajemen Danantara dalam kegiatan ini menjadi simbol bahwa komunikasi antara pekerja dan manajemen dapat dibangun secara positif dan kolaboratif.
Melalui Mayday Festival BUMN 2026, seluruh elemen pekerja, mahasiswa, dan manajemen diharapkan dapat terus memperkuat solidaritas, membangun komunikasi yang sehat, serta bersama-sama mendukung transformasi BUMN yang lebih maju, adaptif, dan berkelanjutan.
Penulis: Annisah Rahma Lubis

