Persma Arbeid Rilis Koran Sthira Edisi 10, Angkat Isu Ekonomi hingga Berita Mahasiswa

Jakarta (19/2) Pers Mahasiswa (Persma) Arbeid kembali merilis Koran Sthira Edisi 10 dengan rangkaian isu yang aktual, dekat dengan mahasiswa, dan relevan dengan dinamika dunia kerja saat ini.

Edisi terbaru ini dibuka dengan sorotan terhadap penguatan IHSG di tengah tekanan nilai rupiah. Fenomena pasar yang bergerak tidak searah ini mengundang pertanyaan: apa sebenarnya yang terjadi pada perekonomian nasional? Bagaimana peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas di tengah tekanan global?

Selain itu, di ranah ketenagakerjaan, Koran Sthira juga mengangkat temuan dari SEEK Limited yang menyebut Indonesia sebagai negara dengan tingkat upaya penipuan lowongan kerja tertinggi di Asia Pasifik. Artikel ini mengulas pola penipuan yang sering terjadi dan sektor-sektor yang paling rentan, sebuah bacaan penting bagi mahasiswa yang tengah bersiap memasuki dunia kerja.

Isu kesehatan kerja dan mental pun tak luput dari perhatian. Fenomena overwork, burnout, hingga istilah Quiet Cracking yang dipopulerkan oleh TalentLMS dibahas sebagai refleksi kondisi pekerja masa kini. Apakah bekerja keras selalu berarti produktif? Atau justru menyimpan demotivasi yang tak terlihat?

Beralih ke kehidupan kampus, edisi ini turut meliput Expo PTK FMKD Jakarta Raya yang digelar di Politeknik Ketenagakerjaan, pelantikan kepemimpinan baru BEM Polteknaker, hingga deretan prestasi mahasiswa di berbagai ajang bergengsi. Tak ketinggalan, edisi ini turut aksi penggalangan dana untuk korban banjir Sumatera yang menunjukkan semangat solidaritas sivitas akademika.

Bagi pembaca yang ingin refleksi ringan namun relate, tersedia pula pembahasan mengenai hustle culture pada mahasiswa, perubahan suasana hati akibat cuaca, hingga realita “awal dan akhir bulan” mahasiswa kost dan pulang-pergi. Isu-isu ini dikemas dengan sudut pandang yang dekat dengan keseharian mahasiswa.

Melalui Koran Sthira Edisi 10, Persma Arbeid menghadirkan bacaan yang informatif sekaligus reflektif, cukup untuk membuka wawasan, namun tetap menyisakan ruang bagi pembaca untuk menggali lebih dalam di setiap halamannya.

Untuk membaca selengkapnya, silahkan pindai QR code di bawah ini dan akses versi digital Koran Sthira Edisi 10.

 

 

Scroll to Top