JAKARTA (23/06) – Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Huawei Tech Investment. Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, yang saat ini menjabat sementara sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Politeknik Ketenagakerjaan, bersama dengan perwakilan manajemen tingkat atas dari PT Huawei Tech Investment di Jakarta.
Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mempercepat penyiapan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan riil industri teknologi digital (link and match). Kerja sama ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan lulusan vokasi memiliki kompetensi praktis yang relevan dan berdaya saing global.
Kemitraan dengan perusahaan teknologi berskala internasional seperti Huawei dinilai sangat krusial untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan tuntutan pasar kerja. Adapun ruang lingkup kerja sama ini difokuskan pada pengembangan ekosistem pendidikan vokasi yang terintegrasi langsung dengan dunia industri. Sinergi ini dirancang untuk mencakup berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga sivitas akademika Polteknaker semakin adaptif dalam menguasai pesatnya perkembangan teknologi informasi terkini.
Ke depannya, program ini diharapkan mampu mendukung percepatan transformasi digital nasional melalui penyediaan tenaga kerja yang mumpuni. Melalui kesepakatan ini, Kemnaker optimistis Polteknaker dapat terus mencetak talenta vokasi unggulan yang kompeten, berkarakter, dan siap langsung terserap oleh ekosistem bisnis teknologi masa depan.

