Jakarta (19/01) – Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menyelenggarakan kegiatan audiensi dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Ketenagakerjaan bertempat di Gedung PPSDM Kemnaker. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala PPSDM Kemnaker dengan tema utama “Audiensi Pembahasan Program Kegiatan Politeknik Ketenagakerjaan Tahun 2026”.
Audiensi ini bertujuan untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap capaian tahun 2025 sekaligus menyelaraskan perencanaan strategis institusi untuk tahun anggaran 2026. Berdasarkan paparan hasil evaluasi 2025, Polteknaker menunjukkan performa positif dengan realisasi anggaran mencapai 98,84% per 31 Desember 2025. Selain itu, institusi mencatatkan prestasi gemilang di bidang kemahasiswaan dengan raihan 33 prestasi dari berbagai kompetisi nasional dan internasional, termasuk juara pada ajang Indonesia Polytechnic English Championship dan International Science and Invention Fair.
Beberapa poin strategis yang menjadi fokus pembahasan untuk program tahun 2026 meliputi:
- Peningkatan Mutu Akademik: Rencana akreditasi untuk tiga program studi utama, yaitu D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), D-IV Relasi Industri (RI), dan D-III Manajemen SDM (MSDM) guna memenuhi kriteria unggul.
- Sinergi dalam perhitungan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) dalam rangka kebutuhan formasi Widyaiswara dan dosen.
- Pengembangan SDM dan Organisasi: Proyeksi penambahan jumlah dosen dan tenaga kependidikan sesuai Analisis Beban Kerja (ABK) untuk mendukung target rasio mahasiswa yang ideal hingga tahun 2029, serta peningkatan kapasitas dosen dengan sistem sit-in pelatihan teknis di PPSDM Kemnaker.
- Sertifikasi Kompetensi: Penguatan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polteknaker melalui penambahan skema sertifikasi okupasi dan pelaksanaan uji kompetensi bagi mahasiswa di seluruh program studi.
- Transformasi Digital dan Infrastruktur: Pengembangan sistem informasi terpadu, peningkatan sarana laboratorium (Lab Tripartit dan Bipartit), serta pembangunan Workshop K3 guna mendukung pembelajaran praktik yang lebih komprehensif.
Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemnaker memberikan apresiasi atas capaian Polteknaker dan menekankan pentingnya sinkronisasi program pendidikan dengan kebutuhan industri ketenagakerjaan masa depan. “PPSDM siap memfasilitasi kebutuhan pengembangan SDM Polteknaker, mulai dari sarana prasarana hingga program pelatihan yang mendukung peningkatan kualitas dosen”, ujar Dr. Narsih, S.Pd, M.M. Melalui audiensi ini, diharapkan Polteknaker dapat terus bertransformasi menjadi institusi pendidikan vokasi unggulan yang menghasilkan SDM kompeten dan berdaya saing global.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap program yang direncanakan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi memberikan dampak nyata bagi pengembangan SDM ketenagakerjaan di Indonesia,” ungkap Prof. Yoki Yulizar, Direktur Polteknaker.
Dengan semangat kebersamaan ini, Politeknik Ketenagakerjaan siap melangkah maju menjadi institusi pendidikan vokasi terdepan yang mampu mencetak tenaga kerja profesional, kompeten, dan siap kerja.

