Semarang — Politeknik Ketenagakerjaan, menggelar  Rapat Koordinasi Jejaring Politeknik Ketenagakerjaan di Semarang pada tanggal 9 – 11 juni 2021. Rapat membahas peningkatakn pendidikan vokasi maupun kejuruan diharapkan menghasilkan lulusan yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Acara ini juga dibuka oleh Sekjen Kemnaker Bapak Anwar Sanusi, PhD dan dihadiri oleh Ir. Sakina Rosellasari, M.Si., M.SC Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah,  Masduqi, SE, M.Si Kepala  Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Ir. Edy Susanto, MM Kordinator Bidang Penyelenggara dan Pemberdayaan, Dodi Suhardiyono, S.pd., M.SI Koordinator Bidang Penyelenggara dan Pemberdayaan Disnaker Kota Semarang, Dra. Ririh Iswahyuni, K.MM Kepala Bidang Pelatihan, Frans Kongi Ketua DPP APINDO Jawa Tengah dan mengundang praktisi industri dan pimpinan perusahaan.

Pada kesempatan ini, Politeknik Ketenagakerjaan melakukan penandatanganan MoU dengan Asosiasi Pengusaha indonesia (APINDO). Dengan melakukan MoU Polteknaker bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha indonesia (APINDO), kolaborasi ini sangat terintegerasi antara pemerintah dengan dunia usaha dan dunia industri dapat berjalan dengan baik

Dalam acara ini membahas persoalan yang menjadi sebab kesenjangan dunia pendidikan dengan dunia kerja, Menurut pendapat Plt Direktur Politeknik Ketenagakerjaan, Elviandi RS, S.E., M.Hum., Ph.D, tujuan rakor jejaring industri diselenggarakan untuk membangun jejaring kemitraan Politeknik Ketenagakerjaan dengan dunia industri, usaha, dan dunia kerja.

 

Dikutip dari Plt Direktur Politeknik Ketenagakerjaan Elviandi Rusdi, S.E., M.Hum, Ph.D “Dengan menghadirkan pimpinan berbagai perusahaan di kota Semarang, Politeknik Ketenagakerjaan berharap akan terjadi keselarasan dan sinergisitas dunia pendidikan dan industri, saat ini pendidikan tinggi vokasi harus memiliki tanggung jawab dan menghasilkan lulusan berkualitas yang memiliki keterampilan profesional baik hard skill maupun soft skill. Untuk itu, Politeknik Ketenagakerjaan sebagai pelaksana pendidikan vokasi harus mampu memberi kontribusi melalui lulusan yang berkompeten. Oleh karena itu Direktur Politeknik Ketenagakerjaan diharapkan harus dapat meningkatkan jejaring kerja sama dengan industri yang relevan dengan tiga program studinya. “Membangun jejaring antara perguruan tinggi dan dunia industri, untuk mendekatkan SDM-nya yang dihasilkan agar relevan dengan kebutuhan industri. Sekarang Perkembangan teknologi menghadirkan berbagai jenis pekerjaan baru maka, Kurikulum yang diajarkan di kampus harus sesuai dengan perubahan jaman dan kebutuhan industri. Politeknik Ketenagakerjaan  harus terus melakukan upaya agar ada link and match dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Saat ini, angka perbandingan miss match terbilang tinggi. Selain itu Politeknik Ketenagakerjaan harus melakukan upaya untuk mengatasi masalah yakni, lulusan perguruan tinggi masih berada di bawah standar kompetensi. Kami mengharapkan seluruh stakeholders yang hadir pada acara Rakor Jejaring ini dapat bersinergi dengan Polteknaker dalam upaya mewujudkan SDM Unggul, Politeknik Ketenagakerjaan yang siap bersaing dalam kompetisi global.

Kondisi persaingan dan perkembangan yang begitu cepat, membutuhkan kontribusi pendidikan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Pendidikan dijadikan sebagai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh masyarakat. “Salah satu indikator majunya suatu bangsa ditentukan dengan indeks pengembangan kualitas sumber daya manusia, yang hasilnya didapat dari proses pendidikan yang bermutu

Pendidikan vokasi menjadi solusi untuk menpenciptaan sumber daya manusia yang berkompetensi, berdaya saing, dan siap bekerja profesional. Pendidikan vokasi yang ada harus diperluas aksesnya, diberikan kesempatan yang besar kepada seluruh warga negara untuk mendapatkan akses keterampilan melalui pendidikan vokasi.

Semoga dalam acara rakor jejaring industri ini dapat memberikan manfaat serta hubungan antara Politeknik Ketenagakerjaan dengan dunia industri, usaha, dan dunia kerja yang ada di kota Semarang

 

Category
Tags

Comments are closed

Translate »